Kamis, 15 Desember 2022

Menabung sudah tidak relevan untuk Mileniall jaman sekarang

 Kenapa Penabung Adalah Pecundang karena:

1. Penabung membayar pajak atas pendapatan bunga sering kali de-
ngan uang setelah pajak dari pendapatan biasa.
2. Penabung kehilangan uang karena daya beli tabungan mereka senan-tiasa menurun akibat sistem perbankan.(Baik Quantitative EasingQE, yaitu kebijakan moneter berupa bank sentral membeli sekuri-tas pemerintah untuk menurunkan suku bunga dan meningkatkanpersediaan uang maupun Fractional Reserve Banking,yaitu sistem perbankan berupa hanya sebagian kecil deposito banak yang di dukung oleh uang tunai menjadi faktor nya

jadi penabung di kenai pajak sementara nilai nya turun oleh inflasi terus  bagaimana kita menyimpan uang kita kalo tidak dengan menabung?

kelas menengah dan orang miskin

    Dunia mencetak uan.uamg kita adalah racun uang kita tidak stabil semakin banyak uang beracun di cetak ke senjangan antara orang kaya dan orang miskin dan kelas menengah.

alasan lain orang kaya menjadi semakin kaya adalah orang miskin ber fokus pada gambaran kecil kebanyakan orang di ajari untuk bekerja keras,menabung,membeli rumah,dan melunasi utang
ada langkah tindakan gambaran kecil ini adalah langkah yang di ajarkan sebagian dari orang tua,guru dan pakar keuangan kepada anda untuk anda ikuti

orang kaya
    orang kaya terus memutar uang mereka di pasar modal di aset investasi seperti saham,crypto obligasi dan properti kebanyakan mereka menghasilkan aset dari aset orang kaya tidak menabung karena mereka tau apa yang akan terjadi kepada uang mereka 

PSIKOLOGI GARIS SUPPORT DAN GARIS RESISTANCE

     Garis support dan garis resistance tentu bukanlah "garis ajaib" yang bisamenyebabkan harga bergerak naik ataupun turun, melainkan merupakancerminan psikologi dari para pelaku pasar itu sendiri. Pelaku pasar terbagimenjadi tiga kategori,

yaitu: 


    orang yang membeli, orang yang menjual, danorang yang tidak melakukan apa-apa.

Bila harga suatu saham terkoreksi atau turun ke level tertentu dan kemudianberbalik naik dari level tersebut,orang-orang yang sempat membeli akanmerasa senang dan sekaligus ada penyesalan "kenapa sebelumnya tidak membelidalam jumlah yang lebih banyak".Orang-orang yang belum sempat membelijuga penuh penyesalan karena "tidak sempat" membeli sebelumnya.Sementara itu,orang-orang yang menjual juga memiliki perasaan tersebut.Mereka merasa telah melakukan “kesalahan"-sebab harga saham miliknyayang sudah telanjur dijual tadi, sekarang harganya naik terus. Mereka adalahorang-orang yang masuk dalam kategori tamak (greed).


    Ada satu kelompok lagi yang sekarang dalam posisi "salah arah"atausedang mengalami kerugian. Mereka adalah orang-orang yang melakukansbort-sell*.Semakin naik harga saham tersebut,tentu semakin besarkerugian yang akan diderita. Mereka diliputi oleh perasaan takut (fear)dan sekarang sedang menunggu kesempatan untuk buy-to-cover* atas sbort-sell yang mereka lakukan.


Orang-orang tersebut sangat berharap agar hargasegera turun kembali ke level tadi atau titik impas mereka (break even point)sehingga bisa balik modal.


    Walaupun orang-orang tersebut telah mengambil tindakan yang berbeda,hal itu menuntun mereka untuk melakukan tindakan yang sama di kemudianhari,yaitu semuanya mengambil ancang-ancang siap untuk membeli!-bila market memberikan "kesempatan kedua".

Hal yang sama juga berlaku terhadap garis resistance, di mana pada saatitu bulls yang diliputi perasaan takut (fear) dan bears diliputi rasa tamak(greed).Semuanya siap menjual pada kese

Garis suport dan resistance

   Garis Support dan Resistance adalah dua garis yang digunakan dalam analisis teknikal untuk menentukan area di mana harga sebuah aset (sep...